Topic: 12 Dzulhijjah

Menggunakan taksi online di Mekkah

Beberapa hari saat prosesi ibadah Haji berlangsung bus gratis yang mengantar jamaah Haji penginapan dari dan ke Masjidil Haram tidak beroperasi. Sehingga untuk ke Masjidil Haram dilakukan dengan jalan kaki atau taksi.

Tetapi kalau menggunakan taksi yang ada tulisan taksi diatas mobil, kadang harga sangat mahal. Perorang bisa kena 100 Riyal padahal hari biasa mungkin hanya 10 atau 5 riyal.

Berdasarkan info dari internet, ada cara untuk lebih murah, yaitu order dengan taksi online Uber. Jika Anda pernah install aplikasi Uber di Indonesia maka akan bisa digunakan di Mekkah. Jika belum install, install saja dulu.. Ini alamatnya.

Ini contoh tampilan pesanan dari Masjidil Haram ke Hotel DarHadi yang dekat masjid BinBaz itu. Jika saat hari-hari prosesi ibadah Haji. Harga taksi biasa akan ditarik 100 riyal perorang. Sedangkan jika pakai taksi online maksimal 38 riyal per taksi. Bisa diisi maksimal 4 orang.

Semoga info ini bisa membantu jamaah haji/umrah untuk mengantar ke tujuan dengan harga lebih murah dan harga telah jelas terlihat sebelum menggunakan taksi tersebut. Untuk taksi online ini penulis sendiri belum coba secara langsung, hanya mencoba dari aplikasi uber saat tanggal 11 Dzulhijjah.

Berikut ini tampilan pada tanggal 12 Dzulhijjah.

 

 


BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (9)

hsi-abdullah-roy

HSI Bimbingan Haji, [13.09.16 21:50]
BIMBINGAN SINGKAT AMALAN HAJI (9)
Melempar Jamroh tanggal 12 Dzulhijjah
1.Waktu melempar Jamroh pada tanggal 12 Dzulhijjah ini -bagi yang NAFAR AWWAL (yang ingin bersegera meninggalkan Minâ tanggal 12 Dzulhijjah)-dimulai setelah tergelincirnya matahari (datang waktu sholât Zhuhur) dan selesai saat terbenam matahari (datang waktu sholât Maghrib).
2. Apabila tenggelam matahari dia masih berada di Mina tanpa ada usaha keluar dari Minâ maka diharuskan dia bermalam di Minâ malam tanggal 13, melempar Jamroh keesokan harinya pada waktunya (setelah Zhuhur).
3. Seseorang yang sudah berusaha untuk keluar dari Minâ sebelum tenggelam matahari pada tanggal 12, namun terlambat keluar karena kemacetan di jalan maka dia mendapatkan ‘udzur dan dimaafkan, boleh meninggalkan Minâ dan tidak diharuskan bermalam pada malam tanggal 13.
5. Adapun yang mengambil nafar tsâni maka waktu melempar Jamroh dimulai setelah tergelincirnya matahari (datang waktu sholât Zhuhur) dan selesai saat datang waktu sholât Shubuh tanggal 13 Dzulhijjah. ➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👤 Abdullôh Roy, MA;
Pengajar Kajian Berbahasa Indonesia di Masjid Nabawi Musim Haji 1437 H/2016 M

🌐 CHANNEL HSI BIMBINGAN HAJI di Telegram: http://goo.gl/10mMdV

📱 HP: 0096650763848